Aksi Protes PPI Berlin-Jerman Terhadap Studi banding Komisi I DPR RI ( 23 April 2012)

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman, bersama dengan PPI Berlin, dan Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Jerman, menolak kedatangan Komisi 1 DPR-RI yang datang ke Jerman. Untuk mendiskusikan dan merumuskan pernyataan penolakan ini, PPI juga mengajak berbagai organisasi dan elemen masyarakat, namun ketiga organisasi ini yang bisa hadir dalam pertemuan tersebut. Penolakan ini disampaikan secara bersama oleh para mahasiswa-mahasiswi yang hadir di acara tatap muka dengan para wakil rakyat. Acara tersebut berlangsung di KBRI Berlin, dengan dihadiri oleh para anggota DPR-RI Komisi 1 beserta keluarga dan rombongan, para pejabat dan staf KBRI-KJRI Jerman, juga sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat setempat.

Sebelum pernyataan dikeluarkan, seorang mahasiswa sempat mengutarakan pertanyaan retorik untuk menyentil kedatangan Komisi 1, antara lain mempertanyakan sikap anggota DPR yang senang berbondong-bondong keluar negeri bak orang desa rindu ke kota, apalagi dengan membawa keluarga dan rombongan yang dipastikan akan mengganggu kinerja perwakilan RI setempat, misalnya pelayanan imigrasi. Mengikuti rentetan pertanyaan retorik tersebut, pernyataan pun kemudian dikeluarkan.

Dalam pernyataan penolakanya, PPI Jerman, PPI Berlin, dan NU menuntut tiga hal, yaitu transparansi, laporan, dan pengertian dari para wakil rakyat, yang mana dalam pernyataan mereka dijabarkan sebagai berikut:

1. Transparansi dari setiap anggota DPR RI mengenai agenda kunjungan ke luar negeri beserta biaya yang akan dikeluarkan. Informasi tersebut harus dipublikasikan paling lambat 1 bulan sebelum keberangkatan.
2. Melaporkan hasil kunjungan tersebut kepada rakyat melalui website DPR RI dan media massa.
3. Pengertian Ibu Bapak wakil rakyat untuk tidak menghamburkan uang rakyat dengan terbang ribuan kilometer untuk Rapat Dengar Pendapat dengan KBRI dan KJRI. Hal ini bisa dilakukan lewat tele-konferens, atau ketika pejabat-pejabat KBRI dan KJRI berada di Jakarta.

Melihat rendahnya urgensi kunjungan dan dana sebesar 3,1 miliar Rupiah yang telah dikeluarkan untuk membiayai perjalanan ini, PPI Jerman, PPI Berlin, dan NU Cabang Istimewa Jerman sepakat untuk menolak kedatangan Ibu Bapak Wakil Rakyat beserta keluarga dan rombongannya. Apabila ingin menanggapi, para anggota DPR yang hadir saat itu dipersilakan untuk melayangkan tanggapannya ke: contact@ppi-jerman.org

Setelah pembacaan pernyataan selesai, para mahasiswa yang tergabung dalam PPI, bersama dengan perwakilan NU Cabang Istimewa Jerman, sepakat untuk mempertegas protes mereka lewat aksi walk-out. Langkah ini diambil karena selama ini dialog dengan para Wakil Rakyat tidak membuahkan perbaikan apa pun. Selain itu mereka berharap agar aksi ini dapat menjadi renungan untuk para anggota DPR RI supaya lebih serius dalam menjalankan amanah yang telah mereka terima dari rakyat. Setelah pamit, mereka pun kemudian mengakhiri prosesi yang berlangsung damai tersebut dengan berjalan meninggalkan ruangan sambil dilontari tanggapan kekesalan dari orang-orang yang terusik dengan aksi mereka

Berlin,24 April 2012

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Laporan PPI Ceko ttg Kunjungan Komisi I DPR di Praha

Berikut adalah laporan yang bisa disampaikan oleh PPI Ceko saat acara ramah tamah dengan Delegasi Komisi I DPR RI. Anggota PPI yang hadir sebanyak tujuh orang. Anggota Komisi I DPR RI yang hadir sebanyak 5 orang, yakni :

Drs. AGUS GUMIWANG KARTASASMITA
Hj. LILY CHODIDJAH WAHID
SIDARTO DANUSUBROTO, Drs., SH
DRS. AL MUZZAMMIL YUSUF
Ir. FAYAKHUN ANDRIADI, M.KOM

Selain kelima orang diatas juga ditambah oleh beberapa orang dari sekretariat DPR dan Atase Pertahanan KBRI Berlin, Fahri Adami . Agenda kunjungan selama di Praha yang disampaikan oleh anggota DPR yakni :
Agenda selama di Rep. Ceko :
- Mengunjungi industri militer alat berat seperti tank dan radar di kota pardubice
- Bertemu dengan parlemen Ceko komisi pertahanan, First Deputy of Parlemen.
- Menemui First Deputy Menhan dan First Deputy Menlu Rep. Ceko
- Mengunjungi salah satu perusahaan produsen senjata (senapan dan pistol)

Setelah perkenalan seluruh anggota DPR yang hadir dan penjelasan agenda selama di Praha kemdian dilanjutkan dengan sesi dialog atau tanya jawab dengan masyarakat. PPI yang diwakili oleh sdr. Heru Pranoto dan Argya Syambarkah untuk menyampaikan Pandangan dan usulan PPI Ceko serta pembacaan dan penyerahan Pernyataan Sikap PPI kawasan Eropa dan Amerika.

Sdr. Heru Pranoto memulai dengan memperkenalkan PPI Ceko dan membacakan Puisi kritik untuk para anggota yang hadir.

Puisi Untuk Wakilku
Lihatlah orang orang kebanjiran di Jakarta, wakilku
Tengoklah rakyat kurang pangan di sumba timur, sayangku
Tapi kau memilih menutup matamu, wakilku
Memilih berjuang untuk orang-orang kaya, sayangku.

Dengarlah rintihan keluarga lumpur lapindo di sidoarjo, wakilku
Dengarlah teriakan keluarga korban kasus Mesuji, sayangku
Tapi kau memilih menutup telingamu , wakilku
Memilih mendengar ocehan koruptor, sayangku

Rasakanlah padamnya listrik di wamena, wakilku
Rasakanlah rasa takut rakyat di Aceh, sayangku
Tapi kau memilih membangun WC mewah, wakilku
Masuk TV layaknya seleberiti ,sayangku

Pernahkah kau rasakan sulitnya air bersih di Kalimantan, wakilku
Pernahkah kau rasakan berjalan kaki 20 kilo untuk sekolah, sayangku
Tapi kau malahan tidur saat sidang, wakilku
Studi banding dan jalan-jalan ke eropa , sayangku

Buka matamu, sayangku
Buka telingamu, wakilku
Bukalah hatimu, para orang-orang terpilih
Kau dipilih untuk rakyatmu

(PPI Ceko, April 2012)

Selanjutnya pembacaan dan penyerahan transkrip pernyataan sikap PPI kawasan Eropa dan Amerika yang dibacakan dan diserahkan oleh Sdr. Argya Syambarkah. Pernyataan sikap tersebut adalah :

Pernyataan Sikap Bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) – Kawasan Eropa dan Amerika Perihal Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Ke Negara- Negara Uni Eropa
Dalam hal menyikapi agenda kunjungan kerja dan studi banding oleh delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) – RI ke beberapa negara-negara Uni Eropa, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Eropa dan Amerika mengapresiasi segala upaya yang dilakukan dalam rangka melaksanakan fungsi dan tugas DPR RI.
Akan tetapi, dengan mempertimbangkan program kerja yang dibawa dan memperhatikan hasil kunjungan anggota DPR RI pada tahun-tahun sebelumnya, maka PPI kawasan Eropa dan Amerika mengeluarkan pandangan dan sikap sebagai berikut.

1.Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Eropa dan Amerika meminta kepada DPR RI untuk bersikap transparan dan terbuka mengenai tujuan, program kerja/agenda, biaya perjalanan, dan hasil–hasil yang ingin dicapai kepada seluruh masyarakat Indonesia. Akses informasi tersebut harus diumumkan secara terbuka sebelum keberangkatan dilaksanakan.
2.Meminta kesediaan dari Delegasi DPR RI untuk berdialog dengan masyarakat Indonesia dan pihak PPI negara yang bersangkutan mengenai tujuan dan programnya, serta kesediaan untuk didampingi selama pelaksanaan kunjungan kerja/studi banding. Selain itu, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat luas, DPR RI juga diminta bersedia guna mensosialisasikan hasil kunjungan kerja yang berupa laporan, rekomendasi dan lainnya untuk dipublish di situs komisi atau DPR.
3.Merekomendasikan kepada DPR RI untuk mempelajari dan menggunakan fasilitas teknologi seperti internet dan video conference sebagai alat transfer informasi, dengan tetap memperhatikan keefektifan tujuan yang ingin dicapai dan demi efisiensi dana. Transfer Informasi dan pencarian data juga dapat memanfaatkan perwakilan KBRI, PPI dan para pakar baik dari dalam dan luar negeri.
4.Meminta DPR RI untuk memiliki sense of crises di tengah keterpurukan ekonomi bangsa, dengan lebih memprioritaskan alokasi anggaran pada program-program yang bermanfaat dan menyentuh keberpihakan pada masyarakat. Sehingga keputusan untuk melakukan kunjungan kerja/studi banding hendaknya memiliki urgensi program, ketepatan sasaran dan penghematan anggaran, yang dapat dipertanggungjawabkan dan dijelaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Perlu juga diingat bahwa kunjungan kerja/studi banding ini telah dilakukan berulang kali pada negara yang sama walaupun oleh komisi yang berbeda. Hal tersebut merupakan pemborosan negara, dimana kunjungan kerja/studi banding yang dilakukan belum teruji efektifitas dan manfaatnya
5.Jika kalau point pertama dan kedua dalam pernyataan sikap ini tidak diindahkan, dan pihak delegasi DPR RI tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil-hasil yang dicapai selama kunjungan kerja tersebut, maka aliansi PPI Kawasan Eropa dan Amerika dengan ini menyatakan menolak secara tegas terhadap kedatangan Tim Delegasi DPR RI

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan, semoga dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas dan khususnya bagi peningkatan kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

a/n : Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) – Kawasan Eropa dan Amerika
Disetujui oleh: PPI Portugal (coord.), PPI Ceko, PPI Belanda, PPI Rusia, PPI Austria, PPI Prancis, PPI United Kingdom, PPI Norwegia, PPI Jerman, PPI Swedia

Kemudian terakhir ditutup dengan usulan konkrit yang disampaikan oleh PPI Ceko untuk para anggota DPR selama di Praha, dengan memperhatikan peran komisi I meliputi Pertahanan, Luar Negeri dan Informasi maka PPI Ceko memberikan masukan antara lain:

Usulan PPI Ceko pada Anggota Komisi I yang berkunjung ke Praha
Bapak/Ibu para Wakil Rakyat yang terhormat,
Dari Pernyataan Sikap PPI Eropa dan Amerika tadi, dan dikarenakan Bapak/Ibu sudah ada di Praha, kami PPI Ceko menawarkan usulan kongkrit pada Bapak Ibu anggota DPR yang terhormat:
1.Dialog antara DPR dan Masyakarat dengan waktu yang lebih lama untuk membahas lebih mendalam dan tidak hanya seremonial belaka.
2.Penawaran Pelatihan penggunaan Video Conference untuk bisa menghemat biaya perjalanan ke luar negeri, sehingga informasi di Luar negeri bisa didapatkan dari sumbernya langsung tanpa perlu dikunjungin.
3.Untuk lebih menghemat anggaran perjalanan dan juga ikut prihatin dengan kondisi perekonomian rakyat di Indonesia, kami mengusulkan:
*Delegasi menggunakan Transportasi umum selama bertugas di ceko, sambil bisa merasakan transportsi umum yang layak, murah dan tepat waktu, kami PPI bersedia sebagai pendamping bapak/Ibu ketempat yang dituju tanpa perlu biaya SPJ atau honor, kami menawarkan dengan tulus dan iklas, dan juga tidak membuat repot para Staf KBRI. Untuk itu kami memberikan tiket transportasi umum untuk Bapak dan Ibu.

*Delegasi menginap di Rumah Masyarakat, Pelajar ataupun di Rumah Staf KBRI, disamping menghemat biaya perjalanan juga dapat mendekatkan diri pada masyarakat. Juga dapat merasakan kehidupan masyarakat Indonesia di Ceko. Misalnya keamanannya yang lebih baik dari pada di tanah air dan juga Air minum yang bisa langsung diminum dari Kran dan nilai-nilai positif lainnya. Jika berkenan silahkan menginap di rumah kontrakan anggota PPI Ceko.
Dua poin diatas walaupun sudah terlambat tetapi masih ada hari tersisa untuk Bapak/Ibu menerima usulan kami
Demikan usulan dari kami, Semoga Bapak/Ibu dalam menjalankan amanah dari Rakyat dengan sebaik-baiknya.

Tanggapan dan para anggota DPR yang hadir yakni :
1.Memberikan apresiasi dan menerima sikap dari PPI
2.Menerima usulan pendampingan oleh PPI dan menjanjikan untuk kunjungan-kunjungan berikutnya akan melibatkan PPI dari awal paling tidak untuk kunjungan yang dilakukan oleh Komisi I namun tidak punya hak bicara dan menganggap ini hal yang positif dan juga untuk proses pembelajaran bagi mahasiswa.
3.Tidak semua kesempatan kunjungan kerja ke luar negeri dilaksanakan guna efisiensi anggaran seperti UU Intelijen yang dibahas oleh Komisi I dan menjanjikan ada lagi UU yang akan disyahkan tanpa perlu studi banding ke luar negeri.
4.Meskipun tugas komisi I berhubungan keluar negeri mengingat mitranya adalah kemenlu namun tidak semuanya dilakukan dan hanya kunjungan yang dianggap penting saja contohnya kali ini untuk melihat potensi alutsista.
5.Setelah melakukan kunjungan hari ini ke pabrik senjata di ceko komisi I menemukan potensi Main Battle Tank yang lebih baik dan lebih murah dari Tank Leopard yang rencananya akan dibeli kemenhan
6.Menerima usul menginap di rumah masyarakat atau penggunaan transportasi umum lokal namun tidak kali ini karena semua akomodasi sudah dibayarkan, akan di usulkan untuk kunjungan berikutnya paling tidak yang akan dilaksanakan oleh komisi I
7.Menyetujui pemanfaatan teknologi informasi seperti teleconference namun perlu dipahami tidak semua hal bisa disampaikan dengan baik melalui media teleconference
8.Percontohan pengalihan pembelian Sukhoi dari rusia dari skema commersial credit export ke state credit export tanpa perlu perantara/rekanan yang artinya harga barang akan lebih mahal tanpa perlu DPR pergi parlemen ke rusia sebagai salah satu kesuksesan Komisi I.
9.Selama kunjungan ke Ceko komisi I sudah berusaha tidak merepotkan pihak KBRI bahkan komisi I tidak bersedia untuk menghadiri undangan makan kecuali hari ini karena ada agenda bertemu dangan masyarakat, bahkan kalau ada makan siang di luar biaya dibayar secara pribadi oleh ketua rombongan bukan uang negara.
10.Mengakui memang image parlemen Indonesia masih banyak yang perlu diperbaiki
11.Pimpinan DPR tahun ini menegaskan bahwa seluruh komisi DPR dilarang melakukan kunjungan ke luar negeri kecuali BKSAP dan Komisi I, mengingat mitra dan lingkup kerjanya.
12.Jika komisi I tidak keluar negeri maka tidak menjalankan konstitusi yakni fungsi pengawasan KBRI seperti hasil temuan karena kunjungan kerja yang dilakukan Komisi I seperti adanya dubes yang diperiksa karena adanya korupsi
13.Mau menerima komplain terkait kunjungan luar negeri DPR tahun lalu terkait GKSB dan bersedia meneruskan ke GKSB terkait mengingat salah satu anggota DPR yang hadir adalah wakil ketua BKSAP yang membawahi GKSB.
14.Menjanjikan akan menegur GKSB ceko dan akan memberikan usulan agar setiap GKSB masing-masing negara memiliki anggota yang menguasai politik luar negeri
15.Selain hubungan Government to Government ada hubungan parlement to parlement relation yang tidak bisa dihindari dari sebuah kondisi kenegaraan.
16.Mengakomodir waktu pertemuan yang tidak dibatasi hanya 2 jam.

Suasana diskusi lebih cair sembari dilanjutkan dengan agenda makan malam bersama seluruh masyarakat yang hadir. Dalam kesempatan ini anggota DPR yang hadir bisa berbaur dengan masyarakat dan menjawab isu-isu yang berkembang ditanah air tidak hanya yang ditanyakan oleh PPI Ceko namun juga oleh masyarakat yang hadir seperti kondisi penempatan tentara amerika di australia, kondisi alutsista TNI dan anggarannya.

Sumber: ppiceko.org

Posted in Info, Kegiatan, Organisasi, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pernyataan Sikap Bersama PPI Eropa dan Amerika Perihal Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Ke Negara Uni Eropa

Image

Kepada Yth.
Rekan – rekan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di seluruh Dunia

Berikut kami sampaikan pernyataan sikap bersama PPI Kawasan Eropa dan Amerika terkait dengan kunjungan kerja anggota DPR RI ke negara – negara Uni Eropa. Pernyataan sikap ini akan dibacakan secara langsung oleh PPI Ceko saat pertemuan dengan delegasi DPR RI pada hari ini, tanggal 16 April 2012. Dimohonkan kepada rekan-rekan PPI seluruh Dunia dan khususnya PPI Kawasan Eropa-Amerika untuk mensosialisasikan pernyataan sikap ini di PPI -nya masing – masing.
Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Terima kasih,

————————————————————————————————————————————–

Pernyataan Sikap Bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) – Kawasan Eropa dan Amerika Perihal Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Ke Negara- Negara Uni Eropa

Dalam hal menyikapi agenda kunjungan kerja dan studi banding oleh delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) – RI ke beberapa negara-negara Uni Eropa, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Eropa dan Amerika mengapresiasi segala upaya yang dilakukan dalam rangka melaksanakan fungsi dan tugas DPR RI.

Akan tetapi, dengan mempertimbangkan program kerja yang dibawa dan memperhatikan hasil kunjungan anggota DPR RI pada tahun-tahun sebelumnya, maka PPI kawasan Eropa dan Amerika mengeluarkan pandangan dan sikap sebagai berikut.

1. Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Eropa dan Amerika meminta kepada DPR RI untuk bersikap transparan dan terbuka mengenai tujuan, program kerja/agenda, biaya perjalanan, dan hasil–hasil yang ingin dicapai kepada seluruh masyarakat Indonesia. Akses informasi tersebut harus diumumkan secara terbuka sebelum keberangkatan dilaksanakan.

2. Meminta kesediaan dari Delegasi DPR RI untuk berdialog dengan masyarakat Indonesia dan pihak PPI negara yang bersangkutan mengenai tujuan dan programnya, serta kesediaan untuk didampingi selama pelaksanaan kunjungan kerja/studi banding. Selain itu, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat luas, DPR RI juga diminta bersedia guna mensosialisasikan hasil kunjungan kerja yang berupa laporan, rekomendasi dan lainnya untuk dipublish di situs komisi atau DPR.

3. Merekomendasikan kepada DPR RI untuk mempelajari dan menggunakan fasilitas teknologi seperti internet dan video conference sebagai alat transfer informasi, dengan tetap memperhatikan keefektifan tujuan yang ingin dicapai dan demi efisiensi dana. Transfer Informasi dan pencarian data juga dapat memanfaatkan perwakilan KBRI, PPI dan para pakar baik dari dalam dan luar negeri.

4. Meminta DPR RI untuk memiliki sense of crises di tengah keterpurukan ekonomi bangsa, dengan lebih memprioritaskan alokasi anggaran pada program-program yang bermanfaat dan menyentuh keberpihakan pada masyarakat. Sehingga keputusan untuk melakukan kunjungan kerja/studi banding hendaknya memiliki urgensi program, ketepatan sasaran dan penghematan anggaran, yang dapat dipertanggungjawabkan dan dijelaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Perlu juga diingat bahwa kunjungan kerja/studi banding ini telah dilakukan berulang kali pada negara yang sama walaupun oleh komisi yang berbeda. Hal tersebut merupakan pemborosan negara, dimana kunjungan kerja/studi banding yang dilakukan belum teruji efektifitas dan manfaatnya

5. Jika kalau point pertama dan kedua dalam pernyataan sikap ini tidak diindahkan, dan pihak delegasi DPR RI tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil-hasil yang dicapai selama kunjungan kerja tersebut, maka aliansi PPI Kawasan Eropa dan Amerika dengan ini menyatakan menolak secara tegas terhadap kedatangan Tim Delegasi DPR RI

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan, semoga dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas dan khususnya bagi peningkatan kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

a/n: Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) – Kawasan Eropa dan Amerika
Disetujui oleh:
1. PPI Portugal (coord.)
2. PPI Ceko
3. PPI Belanda
4. PPI Rusia
5. PPI Austria
6. PPI Prancis
7. PPI United Kingdom
8. PPI Norwegia
9. PPI Jerman
10. PPI Swedia

Sumber: http://ppiuk.org/node/1810

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Belajar Bahasa Indonesia di Sheffield

Salah satu kegiatan yang paling ditunggu-tunggu mahasiswa Internasional di University of Sheffield adalah festival bahasa internasional yang dikenal dengan nama The 2nd International Language Festival 2012 yang tahun ini diselenggarakan selama 2 hari mulai dari tanggal 17 – 18 maret 2012.

Event ini mulai diselenggarakan pertama kali pada tahun 2011, dimana University of Sheffield menjadi penggagas utama diseluruh wilayah Inggris atau United Kingdom, kemudian tahun ini mulai diikuti oleh beberapa universitas lain yg ada diUK. Memasuki tahun ke-2 ini jumlah peserta bahasa yg ikut berpasrtisipasi mencapai hampir 100 bahasa dari seluruh dunia. Bahasa yg diajarkan bervariasi, mulai dari bahasa yg familiar kita dengar seperti Bahasa Jerman, Perancis, Mandarin, Dtch, Spanyol, Thai, Jepang, Urdhu, sanskrit, Hindi, Braille, sampai ke bahasa yg sama sekali tidak pernah kita dengar sebelumnya seperti Tamil, Telugu, Xhosa, Creole, Welsh, Hebrew, Farsi, Hausa, Esperanto, Konkani, Kikuyu, Igbo, Luo dan masih banyak lagi yg lain.

Tahun ini, kami mahasiswa Indonesia yg tergabung dalam Indonesian Society Sheffield kembali turut berpartisipasi dengan mengajarkan Bahasa Indonesia kepada para mahasiswa asing ataupun umum yang tertarik mengunjungi Indonesia atau hanya sekedar penasaran ingin tahu bagaimana itu Bahasa Indonesia. Kami mendapat dua slot waktu mengajar yaitu pada Hari Sabtu 17 maret 2012 jam 3.00 – 3.45pm, lalu disambung dihari kedua Minggu 18 Maret 2012 jam 12.00 – 12.45pm.

Uniknya, selain Bahasa Indonesia pada hari kedua penyelenggaraan event ini diajarkan juga Basa Ogi, yaitu bahasa Bugis yg berasal dari Suku Bugis di Sulawesi Selatan, Indonesia. Pengajarnya adalah kawan saya seorang mahasiswa Malaysia yang orangtuanya asli berasal dari kota Sidrap, Sulawesi Selatan.

Well done everyone!!

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Update peserta Summer Trip 2012 Whitby Beach

Terkait kegiatan Summer Trip 2012 ke Whitby, ternyata respon dan antusiasme warga Indosoc Sheffield sangat besar. Terbukti dari jumlah peserta yang terus bertambah dari hari kehari.

Berikut update nama-nama yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Summer Trip ke Whitby Beach hingga 14 April 2012.

1. Mas Perry sekeluarga        (2 adults, 2 children)

2. Mas Yoki sekeluarga         (2 adults, 2 children)

3. Pak Setiyo sekeluarga       (3 adults, 1 child)

4. Mas Irfan sekeluarga          (2 adults, 2 chidren)

5. Bang Mulyadi sekeluarga    (2 adults, 2 children)

6. Aya                                   (1 adult)

7. Mbak Rully sekeluarga        (2 adults, 1 child)

8. Mbak Rini + Anggun            (2 adults)

9. Martha sekeluarga               (2 adults, 1 infant)

10. Bang Dedi                         (1 adult)

11.Keluarga Pak Khairuddin      (2 adults, 3 children)

12.Keluarga Mbak Ria Wattam  (2 adults, 2 children)

13.Keluarga Bang Eddy             (transport langsung dari Durham)

Jadi sejauh ini yang sudah mendaftar untuk seats di couch ada 39 orang (23 adults, 15 children, 1 infant).

Bagi yang belum mendaftar tapi tertarik untuk ikut, silahkan segera menghubungi sekretaris Indosoc Sheffield di nurhayanurdin@yahoo.com sebelum tanggal 23 April 2012 demi memudahkan booking couch ke Whitby Beach. 

Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment

Rencana Summer Trip 2012 ke Whitby Beach

Demi meningkatkan keakraban antar keluarga besar Indosoc Sheffield serta menghilangkan kepenatan setelah musim ujian bagi para pelajar Indonesia diSheffield, maka pengurus kali ini berniat menyelanggarakan Summer Trip, jalan-jalan sehari ke daerah pantai UK yaitu Whitby Beach di North Yorkshire.
Rencana tersebut telah dimatangkan melalui diskusi ringan bersama warga Indosoc yang menghadiri pengajian Kibar Sheffield beberapa hari lalu (7 April 2012) dikediaman Mas Perry Ismangil. Keputusan dari rapat tersebut adalah:
Option waktu Summer Trip: tgl 23 Juni atau 30 Juni 2012 (sesudah exam dan sebelum bulan puasa)
Lokasi : Whitby Beach, North Yorkshire

Alasan mengapa Whitby dipilih karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Sheffield (123 miles), dan juga karena menawarkan suasana pantai yang sangat jarang bisa kita nikmati diSheffield. Selain itu whitby juga tepat untuk liburan keluarga karena selain menyajikan pemandangan menarik kota pelabuhan dan tempat2 bersejarah bagi orang dewasa, tempat ini juga ramah bagi anak-anak yang ingin menikmati bermain-main dipinggir pantai berpasir yang bersih atau sekedar berkeliling menikmati kota dengan menegendarai Steam Bus yang legendaris itu.
Informasi ttg apa saja yg menarik diwhitby dapat dilihat dilink berikut:
http://www.wonderfulwhitby.co.uk/beaches.html
http://www.youtube.com/watch?v=r3adJA9DceE&feature=related

Oleh karena itu kami menghimbau bagi siapa saja warga Indosoc yang berminat untuk mengikuti summer trip ke Whitby Beach, agar kiranya segera mendaftarkan dirinya dan anggota keluarganya yg akan ikut ke sekretaris Indosoc (Aya) di email nurhayanurdin@yahoo.com
Besarnya biaya transportasi akan tergantung dari jumlah peserta yang mendaftar, semakin banyak yg ikut pastinya akan semakin murah.

Cheers,
Aya
(Sekretaris & Webmaster Indosoc Sheffield 2011/2012)

Posted in Kegiatan, Summer Tour | Tagged , , , , | Leave a comment

Mengintip Pasar Tradisional di Sheffield

Penulis:Duomalins (PhD student di University of Sheffield)

Kali ini saya akan mengajak Anda untuk mengintip pasar traditional di Kota Sheffieldyang dulunya merupakan kota industry dan sisa peninggalanya masih ada, dimana di kota ini pertama kali dilakukan pengolahan biji besi menjadi baja pada abad ke 19, dan kota ini juga lah ditemukan material stainless steel yang banyak dipakai pada peralatan rumah tangga yang sifatnya tahan karat. Kali ini saya tidak menceritakan sejarah kotanya tapi ingin mengintip pasar traditionalnya. Namanya Castle Market.

Gerbang Castle Market

Ketika memasuki kawasan pasar ini, diluar gedung sudah terpampang baliho yang dibuat setengah lingkaran yang berisi kata The markets. Pasar ini sudah beroperasi selama 700 an tahun yang lalu. Pantas saja ya.., pasarnya bersih dan rapi karena udah aki-aki dan udah karatan. Pasar ini berada dalam ruangan atau indoor. Tentu saja, sangat nyaman sekali belanja baik pada musim panas atau musim dingin. Dan suasananya tentu jauh dari pasar traditional yang ada di Indonesia yang pada umumnya dagangan digelar di luar ruangan.

Penjual Ikannya pakai baju seragam…

Di Pasar ini ada kurang lebih 200 kedai (Stalls), yang menjual berbagai kebutuhan harian, mulai dari buah-buhan, sayuran, daging, ikan, pokoknya semua kebutuhan dapur ada disini. Disamping itu juga menjual barang-barang mulai dari perabotan rumah tangga sampai menjual semua jenis pakaian, baik anak-anak maupun dewasa. Pokoknya semua komplit. Pada hari-hari tertentu di luar gedung juga ada kios-kios menjual barang-barang bekas (second) yang murah dengan kualitas yang masih layak pakai, ya mirip carbootlah.

Barang-barang yang ditawarkan untuk bahan makanan beraneka ragam, karena penduduk Sheffield sendiri terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang ada di dunia. Ditambah lagi peninggalan keturunan pekerja-pekerja tambang dan indutri baja yang di datangkan dari Asia dan Afrika pada abad ke 19 ,yang telah hidup turun temurun. Di sini ada sebuah kedai, yang pemiliknya keturunan dari Afrika, disini bisa kita jumpai singkong. Mungkin untuk sebahagian orang Afrika, singkong sebagai makanan pokok. Kalau saya melihat singkong, jadi ingat gorengan, emm maknyus terutama pas musim dingin ini.

Bisa kongkow-kongkow juga di bar…

Pasar ini buka tiap hari Senin sampai Sabtu, khusus untuk hari Minggu tutup. Hari bukanya umumnya mulai jam 8 sampai jam 5 sore. Tetapi untuk lebih yakinnya sebaiknya lihat pengumuman di pintu masuk pasarnya. Bisa jadi pada hari-hari tertentu di buka pada jam yang lain atau bahkan tutup. Ini pengalaman saya, ee..pas sampai disana tutup, ya..terpaksa balik kiri.

Harga barang-barang yang ditawarkan disini lebih murah jika di bandingkan dengan super market. Ya..iyalah, namanya juga pasar tradisional, tentu murah. Tapi sayangnya, harga tidak bisa ditawar. Karena saya ngak bisa nawar jadi saya bisa PD (percaya diri) memasuki pasar ini.

Hari yang ramai biasanya hari Sabtu, pada hari ini, akan banyak kita jumpai orang yang telah berusia lanjut datang untuk belanja. Untungnya pasar ini dapat diakses oleh mereka yang mengalami cacat tubuh degan menggunakan kursi roda. Jadi nenek-nenk yang sudah usia lanjut yang tidak bisa lagi jalan kaki, biasanya mereka menggunakan mobility scooter.

Biasanya saya paling senang belanja di hari Sabtu, karena pemandangan yang luar biasa, karena kita dapat menemui para orang tua lanjut yang pergi kepasar. Ada yang pasangan suami istri, pasutri ini pergi belanjan beduaan, kelihatan mesra sekali, seperti cinta sejati, jadi iri, kalau melihat mereka, karena akur sekali karena kalau jalan berpegangan tangan. Dan nenek-nenek yang datang kepasar ini, mereka datang dengan gaya yang gaul dan modis, dengan sapuan make up tipis dan pakain rapi. Setelah selesai belanja bisanya mereka mampir di bar untuk minum secangkir kopi atau teh, mungkin saja sambil sarapan pagi. Jadi pagi itu menjadi pemandangan yang berbeda dengan hari biasanya karena hampir semua yang datang belanja adalah orang tua-tua. Jadi, kalau mau lihat anak ABG jangan datang kesini.

Bisa ketemu teman lama juga tuch….

Tapi bagi saya orang Indonesia, belanja di pasar tradisional ini belum lah lengkap, karena bumbu-bumbu yang diperlukan terutama yang khas dari Indonesia terbatas, maka untuk mencari yang satu ini harus pergi ke toko China atau Vietnam.

Okey, karena saya sudah selesai belanja, makanya ceritanya sampai disini dan saya harus melanjutkan hunting untuk cari bumbu ke kedai China. Tadi saya sempat beli ikan, walau ikannya kurang segar seperti di Indonesia, kayaknya enak dibuat Ikan kecap. Soalnya kecap manis ngak ada yang jual di sini ,jadi saya harus cari lagi ke toko yang lain. Ternyata memasak masakan Indonesia ribet ya!

Sumber: Kompasiana.com/Duomalins

Posted in Belanja, Budaya, Info, Photos | Leave a comment