IndoSoc Sheffield Raih 1 Emas dan 1 Perunggu di Atdikbud Cup 2014

Pada tanggal 11 Oktober 2014, PPIUK bekerja sama dengan PPI Greater Manchester menyelenggarakan turnamen olahraga tahunan Atdikbud Cup 2014. Kali ini, Atdikbud Cup diselenggarakan di Trinity Sports Centre, Manchester dengan memperlombakan tiga cabang olahraga, Bola Basket 3-on-3, bulu tangkis dan sepak bola (5-a-side). IndoSoc Sheffield mengirimkan kontingennya untuk cabang olahraga sepak bola, bulu tangkis ganda putra dan ganda putri. Continue reading

Advertisements

Bahasa Indonesia di 5th International Languages Festival 2014

Rizanesia Citrasari dan Indra Yudhipratama berpartisipasi dalam kegiatan ini

Rizanesia Citrasari dan Indra Yudhipratama berpartisipasi dalam kegiatan ini

Sebagai bagian dari rangkaian World Week 2014, Sheffield University Students’ Union mengadakan acara International Languages Festival yang ke-5. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 15 – 16 November 2014 di gedung Students’ Union. Acara ini pertama kali diadakan di tahun 2011 atas inisiasi dari Esperanto Society. Continue reading

Laporan PPI Ceko ttg Kunjungan Komisi I DPR di Praha

Berikut adalah laporan yang bisa disampaikan oleh PPI Ceko saat acara ramah tamah dengan Delegasi Komisi I DPR RI. Anggota PPI yang hadir sebanyak tujuh orang. Anggota Komisi I DPR RI yang hadir sebanyak 5 orang, yakni :

Drs. AGUS GUMIWANG KARTASASMITA
Hj. LILY CHODIDJAH WAHID
SIDARTO DANUSUBROTO, Drs., SH
DRS. AL MUZZAMMIL YUSUF
Ir. FAYAKHUN ANDRIADI, M.KOM

Selain kelima orang diatas juga ditambah oleh beberapa orang dari sekretariat DPR dan Atase Pertahanan KBRI Berlin, Fahri Adami . Agenda kunjungan selama di Praha yang disampaikan oleh anggota DPR yakni :
Agenda selama di Rep. Ceko :
– Mengunjungi industri militer alat berat seperti tank dan radar di kota pardubice
– Bertemu dengan parlemen Ceko komisi pertahanan, First Deputy of Parlemen.
– Menemui First Deputy Menhan dan First Deputy Menlu Rep. Ceko
– Mengunjungi salah satu perusahaan produsen senjata (senapan dan pistol)

Setelah perkenalan seluruh anggota DPR yang hadir dan penjelasan agenda selama di Praha kemdian dilanjutkan dengan sesi dialog atau tanya jawab dengan masyarakat. PPI yang diwakili oleh sdr. Heru Pranoto dan Argya Syambarkah untuk menyampaikan Pandangan dan usulan PPI Ceko serta pembacaan dan penyerahan Pernyataan Sikap PPI kawasan Eropa dan Amerika.

Sdr. Heru Pranoto memulai dengan memperkenalkan PPI Ceko dan membacakan Puisi kritik untuk para anggota yang hadir.

Puisi Untuk Wakilku
Lihatlah orang orang kebanjiran di Jakarta, wakilku
Tengoklah rakyat kurang pangan di sumba timur, sayangku
Tapi kau memilih menutup matamu, wakilku
Memilih berjuang untuk orang-orang kaya, sayangku.

Dengarlah rintihan keluarga lumpur lapindo di sidoarjo, wakilku
Dengarlah teriakan keluarga korban kasus Mesuji, sayangku
Tapi kau memilih menutup telingamu , wakilku
Memilih mendengar ocehan koruptor, sayangku

Rasakanlah padamnya listrik di wamena, wakilku
Rasakanlah rasa takut rakyat di Aceh, sayangku
Tapi kau memilih membangun WC mewah, wakilku
Masuk TV layaknya seleberiti ,sayangku

Pernahkah kau rasakan sulitnya air bersih di Kalimantan, wakilku
Pernahkah kau rasakan berjalan kaki 20 kilo untuk sekolah, sayangku
Tapi kau malahan tidur saat sidang, wakilku
Studi banding dan jalan-jalan ke eropa , sayangku

Buka matamu, sayangku
Buka telingamu, wakilku
Bukalah hatimu, para orang-orang terpilih
Kau dipilih untuk rakyatmu

(PPI Ceko, April 2012)

Selanjutnya pembacaan dan penyerahan transkrip pernyataan sikap PPI kawasan Eropa dan Amerika yang dibacakan dan diserahkan oleh Sdr. Argya Syambarkah. Pernyataan sikap tersebut adalah :

Pernyataan Sikap Bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) – Kawasan Eropa dan Amerika Perihal Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Ke Negara- Negara Uni Eropa
Dalam hal menyikapi agenda kunjungan kerja dan studi banding oleh delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) – RI ke beberapa negara-negara Uni Eropa, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Eropa dan Amerika mengapresiasi segala upaya yang dilakukan dalam rangka melaksanakan fungsi dan tugas DPR RI.
Akan tetapi, dengan mempertimbangkan program kerja yang dibawa dan memperhatikan hasil kunjungan anggota DPR RI pada tahun-tahun sebelumnya, maka PPI kawasan Eropa dan Amerika mengeluarkan pandangan dan sikap sebagai berikut.

1.Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Eropa dan Amerika meminta kepada DPR RI untuk bersikap transparan dan terbuka mengenai tujuan, program kerja/agenda, biaya perjalanan, dan hasil–hasil yang ingin dicapai kepada seluruh masyarakat Indonesia. Akses informasi tersebut harus diumumkan secara terbuka sebelum keberangkatan dilaksanakan.
2.Meminta kesediaan dari Delegasi DPR RI untuk berdialog dengan masyarakat Indonesia dan pihak PPI negara yang bersangkutan mengenai tujuan dan programnya, serta kesediaan untuk didampingi selama pelaksanaan kunjungan kerja/studi banding. Selain itu, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat luas, DPR RI juga diminta bersedia guna mensosialisasikan hasil kunjungan kerja yang berupa laporan, rekomendasi dan lainnya untuk dipublish di situs komisi atau DPR.
3.Merekomendasikan kepada DPR RI untuk mempelajari dan menggunakan fasilitas teknologi seperti internet dan video conference sebagai alat transfer informasi, dengan tetap memperhatikan keefektifan tujuan yang ingin dicapai dan demi efisiensi dana. Transfer Informasi dan pencarian data juga dapat memanfaatkan perwakilan KBRI, PPI dan para pakar baik dari dalam dan luar negeri.
4.Meminta DPR RI untuk memiliki sense of crises di tengah keterpurukan ekonomi bangsa, dengan lebih memprioritaskan alokasi anggaran pada program-program yang bermanfaat dan menyentuh keberpihakan pada masyarakat. Sehingga keputusan untuk melakukan kunjungan kerja/studi banding hendaknya memiliki urgensi program, ketepatan sasaran dan penghematan anggaran, yang dapat dipertanggungjawabkan dan dijelaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Perlu juga diingat bahwa kunjungan kerja/studi banding ini telah dilakukan berulang kali pada negara yang sama walaupun oleh komisi yang berbeda. Hal tersebut merupakan pemborosan negara, dimana kunjungan kerja/studi banding yang dilakukan belum teruji efektifitas dan manfaatnya
5.Jika kalau point pertama dan kedua dalam pernyataan sikap ini tidak diindahkan, dan pihak delegasi DPR RI tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil-hasil yang dicapai selama kunjungan kerja tersebut, maka aliansi PPI Kawasan Eropa dan Amerika dengan ini menyatakan menolak secara tegas terhadap kedatangan Tim Delegasi DPR RI

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan, semoga dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas dan khususnya bagi peningkatan kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

a/n : Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) – Kawasan Eropa dan Amerika
Disetujui oleh: PPI Portugal (coord.), PPI Ceko, PPI Belanda, PPI Rusia, PPI Austria, PPI Prancis, PPI United Kingdom, PPI Norwegia, PPI Jerman, PPI Swedia

Kemudian terakhir ditutup dengan usulan konkrit yang disampaikan oleh PPI Ceko untuk para anggota DPR selama di Praha, dengan memperhatikan peran komisi I meliputi Pertahanan, Luar Negeri dan Informasi maka PPI Ceko memberikan masukan antara lain:

Usulan PPI Ceko pada Anggota Komisi I yang berkunjung ke Praha
Bapak/Ibu para Wakil Rakyat yang terhormat,
Dari Pernyataan Sikap PPI Eropa dan Amerika tadi, dan dikarenakan Bapak/Ibu sudah ada di Praha, kami PPI Ceko menawarkan usulan kongkrit pada Bapak Ibu anggota DPR yang terhormat:
1.Dialog antara DPR dan Masyakarat dengan waktu yang lebih lama untuk membahas lebih mendalam dan tidak hanya seremonial belaka.
2.Penawaran Pelatihan penggunaan Video Conference untuk bisa menghemat biaya perjalanan ke luar negeri, sehingga informasi di Luar negeri bisa didapatkan dari sumbernya langsung tanpa perlu dikunjungin.
3.Untuk lebih menghemat anggaran perjalanan dan juga ikut prihatin dengan kondisi perekonomian rakyat di Indonesia, kami mengusulkan:
*Delegasi menggunakan Transportasi umum selama bertugas di ceko, sambil bisa merasakan transportsi umum yang layak, murah dan tepat waktu, kami PPI bersedia sebagai pendamping bapak/Ibu ketempat yang dituju tanpa perlu biaya SPJ atau honor, kami menawarkan dengan tulus dan iklas, dan juga tidak membuat repot para Staf KBRI. Untuk itu kami memberikan tiket transportasi umum untuk Bapak dan Ibu.

*Delegasi menginap di Rumah Masyarakat, Pelajar ataupun di Rumah Staf KBRI, disamping menghemat biaya perjalanan juga dapat mendekatkan diri pada masyarakat. Juga dapat merasakan kehidupan masyarakat Indonesia di Ceko. Misalnya keamanannya yang lebih baik dari pada di tanah air dan juga Air minum yang bisa langsung diminum dari Kran dan nilai-nilai positif lainnya. Jika berkenan silahkan menginap di rumah kontrakan anggota PPI Ceko.
Dua poin diatas walaupun sudah terlambat tetapi masih ada hari tersisa untuk Bapak/Ibu menerima usulan kami
Demikan usulan dari kami, Semoga Bapak/Ibu dalam menjalankan amanah dari Rakyat dengan sebaik-baiknya.

Tanggapan dan para anggota DPR yang hadir yakni :
1.Memberikan apresiasi dan menerima sikap dari PPI
2.Menerima usulan pendampingan oleh PPI dan menjanjikan untuk kunjungan-kunjungan berikutnya akan melibatkan PPI dari awal paling tidak untuk kunjungan yang dilakukan oleh Komisi I namun tidak punya hak bicara dan menganggap ini hal yang positif dan juga untuk proses pembelajaran bagi mahasiswa.
3.Tidak semua kesempatan kunjungan kerja ke luar negeri dilaksanakan guna efisiensi anggaran seperti UU Intelijen yang dibahas oleh Komisi I dan menjanjikan ada lagi UU yang akan disyahkan tanpa perlu studi banding ke luar negeri.
4.Meskipun tugas komisi I berhubungan keluar negeri mengingat mitranya adalah kemenlu namun tidak semuanya dilakukan dan hanya kunjungan yang dianggap penting saja contohnya kali ini untuk melihat potensi alutsista.
5.Setelah melakukan kunjungan hari ini ke pabrik senjata di ceko komisi I menemukan potensi Main Battle Tank yang lebih baik dan lebih murah dari Tank Leopard yang rencananya akan dibeli kemenhan
6.Menerima usul menginap di rumah masyarakat atau penggunaan transportasi umum lokal namun tidak kali ini karena semua akomodasi sudah dibayarkan, akan di usulkan untuk kunjungan berikutnya paling tidak yang akan dilaksanakan oleh komisi I
7.Menyetujui pemanfaatan teknologi informasi seperti teleconference namun perlu dipahami tidak semua hal bisa disampaikan dengan baik melalui media teleconference
8.Percontohan pengalihan pembelian Sukhoi dari rusia dari skema commersial credit export ke state credit export tanpa perlu perantara/rekanan yang artinya harga barang akan lebih mahal tanpa perlu DPR pergi parlemen ke rusia sebagai salah satu kesuksesan Komisi I.
9.Selama kunjungan ke Ceko komisi I sudah berusaha tidak merepotkan pihak KBRI bahkan komisi I tidak bersedia untuk menghadiri undangan makan kecuali hari ini karena ada agenda bertemu dangan masyarakat, bahkan kalau ada makan siang di luar biaya dibayar secara pribadi oleh ketua rombongan bukan uang negara.
10.Mengakui memang image parlemen Indonesia masih banyak yang perlu diperbaiki
11.Pimpinan DPR tahun ini menegaskan bahwa seluruh komisi DPR dilarang melakukan kunjungan ke luar negeri kecuali BKSAP dan Komisi I, mengingat mitra dan lingkup kerjanya.
12.Jika komisi I tidak keluar negeri maka tidak menjalankan konstitusi yakni fungsi pengawasan KBRI seperti hasil temuan karena kunjungan kerja yang dilakukan Komisi I seperti adanya dubes yang diperiksa karena adanya korupsi
13.Mau menerima komplain terkait kunjungan luar negeri DPR tahun lalu terkait GKSB dan bersedia meneruskan ke GKSB terkait mengingat salah satu anggota DPR yang hadir adalah wakil ketua BKSAP yang membawahi GKSB.
14.Menjanjikan akan menegur GKSB ceko dan akan memberikan usulan agar setiap GKSB masing-masing negara memiliki anggota yang menguasai politik luar negeri
15.Selain hubungan Government to Government ada hubungan parlement to parlement relation yang tidak bisa dihindari dari sebuah kondisi kenegaraan.
16.Mengakomodir waktu pertemuan yang tidak dibatasi hanya 2 jam.

Suasana diskusi lebih cair sembari dilanjutkan dengan agenda makan malam bersama seluruh masyarakat yang hadir. Dalam kesempatan ini anggota DPR yang hadir bisa berbaur dengan masyarakat dan menjawab isu-isu yang berkembang ditanah air tidak hanya yang ditanyakan oleh PPI Ceko namun juga oleh masyarakat yang hadir seperti kondisi penempatan tentara amerika di australia, kondisi alutsista TNI dan anggarannya.

Sumber: ppiceko.org